Romo Santo : Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kemetiran Siap Laksanakan Peribadatan

Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Yogyakarta mengirimkan tim verifikasinya langsung ke Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kemetiran Yogyakarta, Rabu (19/8/2020). Tim yang terdiri dari Bagian Tata Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Kantor Agama Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta serta didampingi unsur Forkompimka Gedongtengen seperti Kelurahan Pringgokusuman, Koramil, Polsek dan Kecamatan Gedongtengen.

Di Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kemetiran Yogyakarta, rombongan tim verifikasi diterima oleh Romo Yohanes Dwiharsanto, Ant KMT Tirtodiprojo dan Heru Kuswanto.

Selanjutnya Romo Yohanes Dwiharsanto selaku penanggung jawab gereja  melalui Heru Kuswanto menjelaskan panjang lebar tentang kesiapan pihak gereja untuk melaksanakan kegiatan peribadatan yang sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan yang lengkap seperti cuci tangan, cek suhu tubuh, pengaturan jarak, ruangan transit/isolasi, dll. Dijelaskan pula, jumlah umat yang diperbolehkan masuk mengikuti kegiatan ibadah dibatasi maksimal 200 orang saja dari kapasitas sebanyak 800 orang yang tersedia. Apabila nantinya diberikan surat keterangan aman dari Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Yogyakarta, maka pihak Gereja siap melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin. Saat ini satgas yang dibentuk Gereja sedang rajin melaksanakan simulasi dan latihan protokol kesehatan, sebelum nantinya dilaksanakan kegiatan peribadatan yang sesungguhnya.