FORKOMPIMKA GEDONGTENGEN SAMBANGI HOTEL & GEREJA

Wabah virus corona berdampak parah tak hanya bagi kesehatan tetapi juga sektor ekonomi di Yogyakarta. Industri pariwisata khususnya perhotelan yang menjadi andalan pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Yogyakarta, kini bertumbangan. Puluhan bahkan ratusan hotel melati maupun bintang di Kota Yogyakarta terpaksa berhenti beroperasi lantaran rendahnya tingkat okupansi wisatawan. Tentunya secara ekonomis ini juga berdampak terhadap pelaku usaha pariwisata yang lainnya seperti restoran, warung, kerajinan, transportasi, dan lain sebagainya.

 

Untuk mengetahui sejauhmana dampak dari virus Covid 19 ini, Camat Gedongtengen, Taokhid, SIP, M.Si memimpin jajaran Forkompimka melaksanakan sambang kewilayahan, Kamis, (18/6/2020). Beberapa lokasi yang didatangi yaitu Hotel Horizon, Hotel Horaios, Hotel Royal Darmo, Gereja Kemetiran & Gereja GKI Wongsodirjan. Sambang kewilayahan dilaksanakan pada siang hari dan melibatkan 17 orang personil Trantib, Linmas, Pol PP, Koramil & Polsek Kecamatan Gedongtengen.

 

Selain untuk mengetahui pengaruh wabah Covid 19 terhadap perhotelan, pada kesempatan ini juga rombongan Forkompimka Gedongtengen mendatangi langsung tempat-tempat ibadah (gereja) untuk mengetahui kondisi & rencana mereka untuk menghadapi masa New Normal Pandemi Corona, kunjungan dan dialog langsung dengan Pendeta dan Romo yang ada di gereja tersebut.